Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi Munafri Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Bebas Rokok, Lindungi Generasi Muda dari Paparan Nikotin

BERANDA

Program Ketahanan Pangan dan Cegah Miskin Ekstrem, Sudah 2,7 Juta Benih Ikan Ditebar di Kabupaten Bone

badge-check


					Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin saat setelah tebar bernih ikan di Bone. Perbesar

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin saat setelah tebar bernih ikan di Bone.

BONE,CAHAYASULSEL.COM, – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, konsisten dalam pelaksanaan program prioritas ketahanan pangan sekaligus mencegah kemiskinan ekstrem melalui program  bantuan 100 juta benih ikan. 600 benih ikan nila ditebar di tiga lokasi di Kabupaten Bone, sehingga total sudah 2,7 juta benih ikan ditebar di daerah ini, Selasa, 26 Maret 2024.

Bahtiar bersama Pj Bupati dan Ketua DPRD Bone melakukan penebaran 200 ribu benih ikan nila di Desa Mattampa Walie, Kecamatan Lamuru.

Warga Desa Mattampa Walie, Andi Sainal Ardi, menyatakan, bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warga, karena akan berguna untuk memenuhi pangan serta untuk pendapatan ekonomi.

“Di sini juga memang banyak warga yang penghasilannya dari menangkap ikan, serta dekat sini ada pasar ikan,” ujarnya.

Sementara, Pj Gubernur Bahtiar mengaku ingin daerah-daerah yang dapat dihidupi ikan untuk ditebar benih, seperti sungai, danau dan bendungan.

“Ini program saya di bidang perikanan, supaya tambah gizi masyarakat,” kata Bahtiar.

Ia meminta pemerintah setempat untuk memikirkan daerah agar memanfaatkan potensi yang ada berupa aliran sungai di daerah sekitarnya untuk dibuat tambak-tambak, sehingga menjadi pendapatan alternatif masyarakat.

“Seperti di sini airnya bisa dipompa atau dibuat saluran, ini karena belum ada tambaknya, ide ini karena saya minggu lalu lihat di Desa Lea (Kecamatan Tellu Siattinge),” paparnya.

Pada kesempatan ini, juga dilaksanakan penyerahan bibit timun dan cabai kepada warga. Serta berdialog bersama warga di tepi sungai.

“Kalau mau kami berikan lagi bibitnya, ini kami tambahkan empat dos bibit cabai ini bisa sampai 100 hektar,” kata Bahtiar disambut tepuk tangan warga. (*)

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan

9 Juni 2026 - 12:00 WITA

Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN

9 Juni 2026 - 11:53 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill

8 Juni 2026 - 09:51 WITA

SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran

7 Juni 2026 - 20:42 WITA

PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi

7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Trending di BERANDA