Menu

Mode Gelap
Kunjungi PPSLU Mappakasunggu, Fatma Wahyuddin Hadirkan Kehangatan di Tengah Sunyinya Lansia Camat Ujung Pandang Hadir di Pelepasan Kafilah MTQ XXXIV, Makassar Bidik Prestasi di Tingkat Provinsi Uji Metrologi Disdag Makassar: Dugaan “Sunat” BBM di SPBU Andalas Tidak Terbukti Pemkot Makassar Peduli Lingkungan, Sekda Zulkifly Minta CSR Korporasi hingga ke Kepulauan Seleksi Kepala Puskesmas di Makassar Masuki Tahap Akhir, 84 Peserta Ikut Uji Kompetensi Appi Sambangi Tempat Latihan PSM, Suntik Motivasi Siri’ na Pacce untuk Kebangkitan

BERANDA

KSP Lontara Jaya Bersinergi Dengan Ormas Pandawa Melakukan Bakti Sosial di Kabupaten Gowa

badge-check

Dok. Penyerahan bantuan oleh KSP Lontara Jaya dan Ormas Pandawa

MAKASSAR,CAHAYASULSEL.COM – Koperasi Lontara Jaya bekerja sama dengan Ormas Pandawa, baru-baru ini menyalurkan bantuan kepada keluarga yang terkena dampak penyakit Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kecamatan Pattallassang Dusun Tamalayu Desa Palantikang , namun bantuan tersebut tidak mendapat perhatian yang memadai dari pemerintah setempat.

Koperasi Lontara Jaya, yang dikenal dengan komitmennya dalam membantu masyarakat, bersama Ormas Pandawa melakukan aksi sosial untuk membantu keluarga yang terinfeksi TBC, dengan memberikan berbagai kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, serta peralatan kebersihan dan uang saku untuk membayar kelanjutan kontrakan. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban keluarga-keluarga yang sedang berjuang melawan penyakit ini, yang sering kali membutuhkan biaya dan perawatan yang tidak sedikit.

Namun, meskipun bantuan yang disalurkan sangat berarti bagi keluarga penerima, pemerintah setempat tidak menunjukkan perhatian yang cukup terhadap inisiatif ini. Banyak warga setempat mengeluhkan minimnya dukungan dari pemerintah dalam hal pendampingan medis, pemberian obat gratis, serta program pencegahan yang lebih masif.

Manager Koperasi Lontara Jaya, Rijal Susanto, mengungkapkan bahwa mereka merasa prihatin dengan minimnya perhatian dari pihak berwenang.

“Kami bergerak berdasarkan kepedulian terhadap sesama. Kami ingin pemerintah juga lebih aktif dalam menangani kasus-kasus seperti ini. TBC bukan masalah kecil, ini masalah kesehatan yang sangat serius,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ormas Pandawa Pattallassang Agus Salim, menambahkan bahwa meski bantuan yang diberikan cukup membantu, namun tanpa adanya kerjasama yang kuat antara lembaga sosial dan pemerintah, upaya seperti ini akan sulit memberikan dampak jangka panjang.

“Kita membutuhkan pendekatan sistematis dan terintegrasi antara masyarakat, lembaga swadaya, dan pemerintah untuk menangani masalah ini secara efektif,” katanya.

Diharapkan, kedepannya pemerintah setempat dapat lebih memperhatikan kondisi ini, serta mengadakan program-program yang lebih menyeluruh dalam menangani penyakit menular seperti TBC, dan tidak hanya mengandalkan inisiatif dari pihak swasta dan masyarakat.

Pemberian bantuan oleh Koperasi Lontara Jaya dan Ormas Pandawa ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya untuk lebih peduli terhadap isu kesehatan yang sering terlupakan, serta mendorong pemerintah untuk mengambil langkah lebih serius dalam penanganan TBC di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi PPSLU Mappakasunggu, Fatma Wahyuddin Hadirkan Kehangatan di Tengah Sunyinya Lansia

12 April 2026 - 18:48 WITA

Camat Ujung Pandang Hadir di Pelepasan Kafilah MTQ XXXIV, Makassar Bidik Prestasi di Tingkat Provinsi

10 April 2026 - 09:50 WITA

Uji Metrologi Disdag Makassar: Dugaan “Sunat” BBM di SPBU Andalas Tidak Terbukti

9 April 2026 - 16:59 WITA

Pemkot Makassar Peduli Lingkungan, Sekda Zulkifly Minta CSR Korporasi hingga ke Kepulauan

9 April 2026 - 09:39 WITA

Seleksi Kepala Puskesmas di Makassar Masuki Tahap Akhir, 84 Peserta Ikut Uji Kompetensi

7 April 2026 - 18:22 WITA

Trending di BERANDA