Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Mahasiswa KKN 76 UINAM Posko 8 Desa Patanyamang Ciptakan Solusi Pakan Ternak Alternatif

badge-check

mahasiswa KKN UINAM Angkatan 76 Posko 8 Desa Patanyamang saat setelah memaparkan prokernya. (Dok.Ist)

MAROS.CAHAYASULSEL.COM – Untuk mengatasi potensi kekurangan pakan ternak, mahasiswa KKN UINAM Angkatan 76 Posko 8 Desa Patanyamang, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, menggelar kegiatan pembuatan pakan alternatif silase pada Sabtu, 18 Januari 2025, di depan Kantor Desa Patanyamang. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN, ketua BPD, Kepala Desa, kelompok peternak, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti proses pembuatan pakan ternak berbahan dasar fermentasi tersebut.

Kepala Desa Patanyamang, Pak Akbar, menyambut baik kegiatan ini sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan pakan ternak yang kerap terjadi, terutama saat musim kemarau tiba. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi ini pertama kali diadakan di desa kami. Semoga ke depannya, kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk membantu peternak,” ungkap Pak Akbar.

Ibu Nurhidayah, Ketua BPD Desa Patanyamang, juga menyatakan dukungannya terhadap program ini. Menurutnya, sebagian besar masyarakat di desa ini mengandalkan peternakan sebagai sumber penghasilan, sehingga keberadaan pakan ternak yang cukup sangat penting. “Banyak masyarakat kami yang beternak, dan kegiatan ini memberikan solusi praktis dalam menghadapi musim kemarau yang biasanya mempengaruhi ketersediaan pakan,” ujarnya.

Asril, penanggung jawab kegiatan, berharap agar setelah pelatihan ini, masyarakat dapat memproduksi pakan silase secara mandiri. “Harapan kami, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk membuat pakan alternatif silase, sehingga saat pakan ternak mulai langka atau memasuki musim kemarau, mereka sudah memiliki solusi yang efektif dan ramah lingkungan,” kata Asril.

Pembuatan pakan silase, yang menggunakan fermentasi tanaman seperti daun dan rumput, diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pakan ternak di desa, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya inovasi dalam pengelolaan peternakan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara mahasiswa KKN UINAM Angkatan 76 Posko 8, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menciptakan solusi praktis bagi kebutuhan dasar dalam sektor peternakan di desa. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak di Desa Patanyamang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA