Menu

Mode Gelap
Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar Sekda Zulkifly Dorong Makassar Bike Race 2026 Dikemas Semarak Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

BERANDA

Mahasiswa KKN 76 UINAM Posko 8 Desa Patanyamang Ciptakan Solusi Pakan Ternak Alternatif

badge-check

mahasiswa KKN UINAM Angkatan 76 Posko 8 Desa Patanyamang saat setelah memaparkan prokernya. (Dok.Ist)

MAROS.CAHAYASULSEL.COM – Untuk mengatasi potensi kekurangan pakan ternak, mahasiswa KKN UINAM Angkatan 76 Posko 8 Desa Patanyamang, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, menggelar kegiatan pembuatan pakan alternatif silase pada Sabtu, 18 Januari 2025, di depan Kantor Desa Patanyamang. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN, ketua BPD, Kepala Desa, kelompok peternak, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti proses pembuatan pakan ternak berbahan dasar fermentasi tersebut.

Kepala Desa Patanyamang, Pak Akbar, menyambut baik kegiatan ini sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan pakan ternak yang kerap terjadi, terutama saat musim kemarau tiba. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi ini pertama kali diadakan di desa kami. Semoga ke depannya, kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk membantu peternak,” ungkap Pak Akbar.

Ibu Nurhidayah, Ketua BPD Desa Patanyamang, juga menyatakan dukungannya terhadap program ini. Menurutnya, sebagian besar masyarakat di desa ini mengandalkan peternakan sebagai sumber penghasilan, sehingga keberadaan pakan ternak yang cukup sangat penting. “Banyak masyarakat kami yang beternak, dan kegiatan ini memberikan solusi praktis dalam menghadapi musim kemarau yang biasanya mempengaruhi ketersediaan pakan,” ujarnya.

Asril, penanggung jawab kegiatan, berharap agar setelah pelatihan ini, masyarakat dapat memproduksi pakan silase secara mandiri. “Harapan kami, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk membuat pakan alternatif silase, sehingga saat pakan ternak mulai langka atau memasuki musim kemarau, mereka sudah memiliki solusi yang efektif dan ramah lingkungan,” kata Asril.

Pembuatan pakan silase, yang menggunakan fermentasi tanaman seperti daun dan rumput, diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pakan ternak di desa, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya inovasi dalam pengelolaan peternakan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara mahasiswa KKN UINAM Angkatan 76 Posko 8, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menciptakan solusi praktis bagi kebutuhan dasar dalam sektor peternakan di desa. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak di Desa Patanyamang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama

30 Agustus 2026 - 21:46 WITA

DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama

26 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar

26 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

23 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Trending di BERANDA