Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Bupati Bantaeng Dukung Penuh Pembentukan Koperasi Merah Putih: Solusi Tangani Kemiskinan Ekstrem di Desa

badge-check


					Bupati Bantaeng Dukung Penuh Pembentukan Koperasi Merah Putih: Solusi Tangani Kemiskinan Ekstrem di Desa Perbesar

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menyatakan komitmen dan dukungannya terhadap percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di desa-desa. Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Balai Kartini, Selasa (22/4/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi di lebih dari 70.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin menegaskan bahwa program ini adalah langkah konkret dan terstruktur dalam mengentaskan kemiskinan yang kini tak hanya menghantui kawasan perkotaan, tapi juga mulai merambah ke pelosok desa.

“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk menyinkronkan langkah-langkah strategis dan memastikan seluruh pihak, khususnya pemerintah desa, memberikan dukungan penuh. Ini bukan hanya kebijakan nasional, tapi sebuah peluang besar untuk memajukan ekonomi desa,” ungkap Uji Nurdin.

Ia menambahkan, Koperasi Merah Putih akan menjadi motor penggerak perekonomian desa dengan berbagai model usaha yang bisa dikembangkan. Mulai dari unit simpan pinjam, penyediaan kebutuhan pokok masyarakat, pergudangan dan cold storage hasil tani, hingga klinik desa dan apotek desa yang dapat membuka lapangan kerja dan memperkuat layanan kesehatan desa.

Selain sebagai upaya peningkatan kesejahteraan, koperasi ini juga diharapkan menjadi ruang pemberdayaan masyarakat, mendorong partisipasi warga untuk aktif mengelola potensi lokal mereka. “Kita tidak ingin hanya menggugurkan kewajiban, tapi benar-benar menjadikan koperasi ini sebagai solusi nyata. Oleh karena itu, saya minta seluruh kepala desa mulai mempersiapkan diri menyambut implementasi program ini mulai tahun 2025,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri para kepala desa, camat, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat yang menyambut baik gagasan ini. Harapannya, melalui sinergi lintas sektor, pembentukan Koperasi Merah Putih di Bantaeng bisa menjadi percontohan nasional dalam menciptakan desa mandiri dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA