Menu

Mode Gelap
Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar Sekda Zulkifly Dorong Makassar Bike Race 2026 Dikemas Semarak Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

BERANDA

Bupati Bantaeng Dukung Penuh Pembentukan Koperasi Merah Putih: Solusi Tangani Kemiskinan Ekstrem di Desa

badge-check


					Bupati Bantaeng Dukung Penuh Pembentukan Koperasi Merah Putih: Solusi Tangani Kemiskinan Ekstrem di Desa Perbesar

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menyatakan komitmen dan dukungannya terhadap percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di desa-desa. Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Balai Kartini, Selasa (22/4/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi di lebih dari 70.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin menegaskan bahwa program ini adalah langkah konkret dan terstruktur dalam mengentaskan kemiskinan yang kini tak hanya menghantui kawasan perkotaan, tapi juga mulai merambah ke pelosok desa.

“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk menyinkronkan langkah-langkah strategis dan memastikan seluruh pihak, khususnya pemerintah desa, memberikan dukungan penuh. Ini bukan hanya kebijakan nasional, tapi sebuah peluang besar untuk memajukan ekonomi desa,” ungkap Uji Nurdin.

Ia menambahkan, Koperasi Merah Putih akan menjadi motor penggerak perekonomian desa dengan berbagai model usaha yang bisa dikembangkan. Mulai dari unit simpan pinjam, penyediaan kebutuhan pokok masyarakat, pergudangan dan cold storage hasil tani, hingga klinik desa dan apotek desa yang dapat membuka lapangan kerja dan memperkuat layanan kesehatan desa.

Selain sebagai upaya peningkatan kesejahteraan, koperasi ini juga diharapkan menjadi ruang pemberdayaan masyarakat, mendorong partisipasi warga untuk aktif mengelola potensi lokal mereka. “Kita tidak ingin hanya menggugurkan kewajiban, tapi benar-benar menjadikan koperasi ini sebagai solusi nyata. Oleh karena itu, saya minta seluruh kepala desa mulai mempersiapkan diri menyambut implementasi program ini mulai tahun 2025,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri para kepala desa, camat, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat yang menyambut baik gagasan ini. Harapannya, melalui sinergi lintas sektor, pembentukan Koperasi Merah Putih di Bantaeng bisa menjadi percontohan nasional dalam menciptakan desa mandiri dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama

30 Agustus 2026 - 21:46 WITA

DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama

26 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar

26 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

23 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Trending di BERANDA