Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Sekda Bantaeng Tekankan Pentingnya Literasi dalam Membangun Generasi Unggul

badge-check


					Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab.(Dok.Ist) Perbesar

Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab.(Dok.Ist)

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Untuk menumbuhkan minat baca sekaligus mengasah kemampuan literasi kritis di kalangan pelajar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantaeng menggelar Lomba Pembuatan Resensi Buku berbasis koleksi perpustakaan. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Bantaeng, H. Abdul Wahab, Selasa (29/4), bertempat di Aula Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Butta Toa.

Mengangkat tema “Membangun Generasi Unggul Melalui Literasi”, lomba ini dirancang untuk memperkenalkan ragam koleksi perpustakaan—baik cetak maupun digital—kepada pelajar SMP dan SMA sederajat, sekaligus mengajak mereka untuk menggali dan mengolah kembali informasi dari bahan bacaan menjadi sebuah karya tulis yang reflektif dan inspiratif.

Ketua Panitia, Asriyati Nur, dalam laporannya menyebut bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya membaca yang lebih kuat di kalangan generasi muda.

“Lewat resensi, pelajar tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami, menganalisis, dan menulis ulang informasi dengan sudut pandang kritis,” ujarnya.

Senada dengan itu, Suarsi, Kepala Bidang Penyelenggaraan Perpustakaan yang mewakili Kadis Dispusip, menambahkan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan kreativitas.

“Kami ingin siswa-siswi terbiasa berpikir reflektif, memanfaatkan koleksi perpustakaan, serta mampu menyampaikan kembali isi bacaan dalam bahasa mereka sendiri,” jelasnya.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Bantaeng, Sekda H. Abdul Wahab menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya menjadikan perpustakaan sebagai pusat tumbuhnya ide dan sumber inspirasi.

“Literasi bukan hanya soal membaca, tapi juga membentuk karakter dan pola pikir generasi muda. Mari jadikan perpustakaan sebagai jantung pengetahuan di Kabupaten Bantaeng,” tuturnya.

Lomba ini diikuti oleh 50 peserta terpilih, terdiri dari 25 pelajar SMP dan 25 pelajar SMA sederajat yang sebelumnya telah melalui proses seleksi.

Turut hadir dalam kegiatan ini, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Bantaeng-Bulukumba, Dr. Abdi; serta narasumber dan para juri berkompeten: Kaharullah (Pustakawan Ahli Madya Dispusip Prov. Sulsel), Usman Jafar (Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Bantaeng), dan Rahman Ramlan (Penggiat Literasi).**(Bars)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA