MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM — Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Lembaga Layanan Psikologi (LLP) Psikomorfosa menggelar kegiatan psikoedukasi bertema “Mengajar dengan Hati, Mengelola Stres dengan Kasih” di SDN Mamajang II, Kota Makassar, Rabu (23/4/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh para guru SDN Mamajang II dan tim dari LLP Psikomorfosa. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam mengelola stres yang kerap dialami tenaga pendidik.
Psikoedukasi menghadirkan narasumber Muhammad Idham Tamsil, M.Psi., Psikolog, Associate Psychologist LLP Psikomorfosa yang juga berpengalaman sebagai fasilitator di bidang Psikologi Klinis. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai faktor yang dapat menjadi pemicu stres pada guru, seperti beban kerja yang padat, tekanan administratif, dan kesulitan menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Para peserta juga dikenalkan dengan Emotional Freedom Technique (EFT), yaitu metode pengelolaan stres melalui teknik stimulasi titik-titik meridian tubuh (tapping) yang dipadukan dengan afirmasi positif. Teknik ini langsung dipraktikkan oleh peserta dan mendapat respons positif, dengan sejumlah guru mengaku merasa lebih tenang dan rileks setelahnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula pengukuran awal tingkat stres menggunakan kuesioner standar. Hasilnya menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori stres sedang, sementara sebagian lainnya termasuk dalam kategori tinggi. Data ini akan menjadi acuan dalam perencanaan tindak lanjut dukungan psikologis di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang mahasiswa BKP (Bentuk Kegiatan Pembelajaran) Magang dari Fakultas Psikologi UNM, yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui layanan psikologi terapan.














