Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi Munafri Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Bebas Rokok, Lindungi Generasi Muda dari Paparan Nikotin

BERANDA

Mahasiswa Psikologi UNM Dampingi Guru SDN Mamajang II Kelola Stres Lewat Psikoedukasi

badge-check


					Dokumentasi kegiatan psikoedukasi. (dok.ist) Perbesar

Dokumentasi kegiatan psikoedukasi. (dok.ist)

MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM — Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Lembaga Layanan Psikologi (LLP) Psikomorfosa menggelar kegiatan psikoedukasi bertema “Mengajar dengan Hati, Mengelola Stres dengan Kasih” di SDN Mamajang II, Kota Makassar, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh para guru SDN Mamajang II dan tim dari LLP Psikomorfosa. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam mengelola stres yang kerap dialami tenaga pendidik.

Psikoedukasi menghadirkan narasumber Muhammad Idham Tamsil, M.Psi., Psikolog, Associate Psychologist LLP Psikomorfosa yang juga berpengalaman sebagai fasilitator di bidang Psikologi Klinis. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai faktor yang dapat menjadi pemicu stres pada guru, seperti beban kerja yang padat, tekanan administratif, dan kesulitan menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Para peserta juga dikenalkan dengan Emotional Freedom Technique (EFT), yaitu metode pengelolaan stres melalui teknik stimulasi titik-titik meridian tubuh (tapping) yang dipadukan dengan afirmasi positif. Teknik ini langsung dipraktikkan oleh peserta dan mendapat respons positif, dengan sejumlah guru mengaku merasa lebih tenang dan rileks setelahnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula pengukuran awal tingkat stres menggunakan kuesioner standar. Hasilnya menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori stres sedang, sementara sebagian lainnya termasuk dalam kategori tinggi. Data ini akan menjadi acuan dalam perencanaan tindak lanjut dukungan psikologis di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang mahasiswa BKP (Bentuk Kegiatan Pembelajaran) Magang dari Fakultas Psikologi UNM, yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui layanan psikologi terapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan

9 Juni 2026 - 12:00 WITA

Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN

9 Juni 2026 - 11:53 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill

8 Juni 2026 - 09:51 WITA

SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran

7 Juni 2026 - 20:42 WITA

PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi

7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Trending di BERANDA