Menu

Mode Gelap
Melalui Penyerahan SK, DWP Makassar Perkokoh Tata Kelola Organisasi Tutup Reses Kedua 2026 di Malimongan Tua, Fatma Wahyuddin Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Hingga Tuntas Di Parangtambung, Fatma Wahyuddin Dengarkan Harapan Warga dengan Hati Awali Reses 2026 di Pa’baeng-Baeng, Fatma Wahyuddin Tegaskan: Setiap Aspirasi adalah Amanah Sekda Makassar Terima Bupati Sarolangun, Tukar Strategi Dongkrak PAD dan Perkuat Disiplin ASN Pengawasan APBD 2026, Fatma Wahyuddin Pastikan Program Tepat Sasaran

BERANDA

Mahasiswa Psikologi UNM Gelar Pelatihan PFA Bersama UPT PPA Sulsel: Meningkatkan Layanan untuk Korban Kekerasan

badge-check


					Mahasiswa Program BKP Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar menggelar Pelatihan Psychological First Aid (PFA).(Dok.ist) Perbesar

Mahasiswa Program BKP Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar menggelar Pelatihan Psychological First Aid (PFA).(Dok.ist)

MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Dalam upaya memperkuat layanan perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, mahasiswa dari Program BKP (Bentuk Kegiatan Pembelajaran) Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) berkolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Psychological First Aid (PFA). Kegiatan ini berlangsung di Kantor UPT PPA Sulsel yang berlokasi di Jl. Hertasning VI, Kota Makassar.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para petugas layanan dengan kemampuan memberikan pertolongan psikologis awal secara cepat dan tepat kepada korban kekerasan. Ketua tim BKP Proyek Kemanusiaan, Dhella Amelia Ruslan, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas emosional dan profesional para petugas layanan.

“Tujuan kami adalah meningkatkan kapasitas petugas layanan dalam memberikan dukungan psikologis awal kepada perempuan dan anak yang mengalami kekerasan,” ungkap Dhella.

Sebanyak 10 peserta yang terdiri dari konselor, pekerja sosial, dan staf pendukung mengikuti pelatihan ini. Proses pelatihan berlangsung dalam lima tahapan utama, dimulai dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta. Selanjutnya, peserta dibekali dengan materi mendalam tentang konsep, prinsip, dan teknik dasar PFA yang menekankan tiga elemen kunci: lihat, dengar, dan hubungkan.

“Setelah pemaparan materi, peserta terlibat dalam simulasi kasus dan roleplay yang dibagi dalam dua kelompok. Simulasi ini penting untuk memperkuat keterampilan praktis peserta, dan setiap sesi ditutup dengan umpan balik langsung dari psikolog,” jelas Nur Nita Sari, anggota tim BKP.

Nurfhatin, anggota tim lainnya, menambahkan bahwa pelatihan ditutup dengan post-test sebagai bentuk evaluasi atas pemahaman dan keterampilan yang telah didapatkan peserta.

Respons positif pun mengalir dari para peserta. Salah satu staf layanan UPT PPA mengungkapkan, “Pelatihan ini sangat membantu kami memahami cara memberikan respons pertama yang empatik dan tepat kepada korban.”

Melalui pelatihan ini, diharapkan petugas layanan memiliki kesiapan emosional dan kompetensi yang lebih matang dalam menghadapi situasi krisis. Kolaborasi ini tidak hanya menjadi wadah implementasi ilmu psikologi dalam konteks nyata, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak di Sulawesi Selatan.

Ke depan, hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam praktik keseharian di UPT PPA, sehingga layanan menjadi lebih responsif dan ramah terhadap kondisi psikologis korban kekerasan.**(Bars)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Melalui Penyerahan SK, DWP Makassar Perkokoh Tata Kelola Organisasi

27 Februari 2026 - 10:08 WITA

Tutup Reses Kedua 2026 di Malimongan Tua, Fatma Wahyuddin Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Hingga Tuntas

22 Februari 2026 - 19:17 WITA

Di Parangtambung, Fatma Wahyuddin Dengarkan Harapan Warga dengan Hati

16 Februari 2026 - 21:58 WITA

Awali Reses 2026 di Pa’baeng-Baeng, Fatma Wahyuddin Tegaskan: Setiap Aspirasi adalah Amanah

16 Februari 2026 - 19:44 WITA

Sekda Makassar Terima Bupati Sarolangun, Tukar Strategi Dongkrak PAD dan Perkuat Disiplin ASN

11 Februari 2026 - 12:33 WITA

Trending di BERANDA