Menu

Mode Gelap
Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar Sekda Zulkifly Dorong Makassar Bike Race 2026 Dikemas Semarak Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

BERANDA

Resmikan Program PPKT di Borkal, Wabup Tegaskan Komitmen Atasi Permukiman Kumuh

badge-check


					Wabup Bantaeng H. Sahabuddin saat membuka acara peresmian Program Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di kawasan Borong Kalukua, Kelurahan Pallantikang. (dok.ist) Perbesar

Wabup Bantaeng H. Sahabuddin saat membuka acara peresmian Program Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di kawasan Borong Kalukua, Kelurahan Pallantikang. (dok.ist)

BANTAENG, CAHAYASULSEL.COM Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin meresmikan Program Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di kawasan Borong Kalukua, Kelurahan Pallantikang, Sabtu (24/5/2025). Ia didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan, Armawansyah.

Program ini merupakan hasil seleksi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik PPKT yang difasilitasi oleh Tim Fasilitasi Infrastruktur Daerah (TFID) Pemerintah Pusat pada 2023. Dari hasil seleksi tersebut, Kabupaten Bantaeng menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang berhasil lolos dan menerima program tersebut. Pekerjaan fisiknya pun rampung pada 2024.

Dalam sambutannya, Wabup Sahabuddin menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kolaborasi pendanaan dari berbagai pihak, termasuk DAK, Dana Alokasi Umum (DAU), Corporate Social Responsibility (CSR), dan swadaya masyarakat.

“Dengan program DAK Tematik PPKT 2024, kami berhasil mengurangi kawasan kumuh di wilayah Borkal seluas 6,1 hektare,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan data kawasan pemukiman kumuh berdasarkan catatan per 5 Oktober 2020, yang mencakup luas 193,38 hektare. Hingga 2024, Pemkab Bantaeng telah berhasil mengurangi sekitar 12,56 hektare kawasan kumuh, menyisakan 180,82 hektare yang masih perlu ditangani.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya pengentasan kawasan kumuh, melalui berbagai sumber pendanaan agar kualitas hidup masyarakat dapat meningkat,” tambahnya.

Turut hadir dalam peresmian ini, Ketua DPRD Bantaeng H. Budi Santoso, Danramil 1410-02/Eremerasa Lettu Inf. Harpil mewakili Dandim 1410, Kapolsek Kota AKP Adi Wijaya mewakili Kapolres Bantaeng, Plt. Kasi BB Kejari Bantaeng Herlina, Asisten I Setda Mahyudin, Direktur PDAM Suwardi, dan Pimpinan Cabang BRI Bantaeng Agus Pusworo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama

30 Agustus 2026 - 21:46 WITA

DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama

26 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar

26 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

23 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Trending di BERANDA