Menu

Mode Gelap
Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar Sekda Zulkifly Dorong Makassar Bike Race 2026 Dikemas Semarak Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

BERANDA

Wali Kota Munafri Letakkan Batu Pertama Gedung Serbaguna Gereja Masale: Makassar Rumah Besar Semua Agama

badge-check


					Wali Kota Munafri Letakkan Batu Pertama Gedung Serbaguna Gereja Masale: Makassar Rumah Besar Semua Agama Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya menjaga semangat toleransi dan kebhinekaan di Kota Daeng. Menurutnya, Makassar adalah rumah besar bagi semua agama, tempat masyarakat dari berbagai keyakinan hidup rukun berdampingan.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Gereja Jemaat Masale, Klasis Makassar Tengah, di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, Minggu (7/9/2025).

Munafri menekankan bahwa Pemkot Makassar siap mempermudah proses perizinan pembangunan rumah ibadah, selama persyaratan yang berlaku dipenuhi.

“Pemimpin bukan milik satu kelompok, tapi milik semua umat. Tugas seorang wali kota adalah mengayomi seluruh kebutuhan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama,” tegasnya.

Gedung serbaguna yang dibangun di kompleks Gereja Jemaat Masale itu, lanjut Munafri, bukan hanya difungsikan sebagai tempat ibadah. Kelak, fasilitas ini juga akan menjadi ruang pembinaan karakter, pendidikan iman, serta wadah kegiatan positif bagi anak-anak muda jemaat.

“Ini penting untuk memperkuat pondasi keumatan di tengah derasnya arus media sosial. Kita butuh benteng agar generasi muda tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif,” ujarnya.

Munafri juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter sejak dini. Ia menilai, pendidikan tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik, melainkan harus menanamkan etika, iman, dan kecintaan pada rumah ibadah.

“Kadang kita sibuk marah kalau anak tidak ranking, tapi lupa memastikan apakah mereka masih cinta rumah ibadahnya, masih mau membaca kitab sucinya. Inilah yang harus kita perhatikan bersama,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Munafri menyumbangkan 100 sak semen untuk tahap awal pembangunan gedung.

“Karena dulu saya kerja di pabrik semen, ya saya bawakan semen. Kalau saya kerja di pabrik pintu, mungkin pintu yang saya bawa,” kelakarnya disambut tawa dan tepuk tangan jemaat.

Peletakan batu pertama dilakukan bergiliran oleh Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Toraja), serta Kepala Kesbangpol yang membidangi FKUB. Hadir pula Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Wilayah IV Gereja Toraja, pimpinan Majelis Jemaat Masale, serta tokoh masyarakat.

Baca Lainnya

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama

30 Agustus 2026 - 21:46 WITA

DWP Makassar Semarakkan HUT RI ke-81, Kebersamaan dan Kekompakan Jadi Spirit Utama

26 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Gusmi Irwan Bangsawan Gaungkan Semangat Pengabdian di Semarak Kemerdekaan DWP Makassar

26 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Pesona Tari Paduppa AKRAB Bontomanai Warnai Perayaan HUT ke-6 Pandawa Pattingalloang Indonesia

23 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Trending di BERANDA