Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Perkuat Pelestarian Warisan Sejarah, Dinas Kebudayaan Bahas Zonasi Kota Tua Makassar Bersama Wali Kota

badge-check


					Perkuat Pelestarian Warisan Sejarah, Dinas Kebudayaan Bahas Zonasi Kota Tua Makassar Bersama Wali Kota Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Upaya pelestarian kawasan bersejarah terus diperkuat oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Pattiware Bau Djemma, S.STP., MM, melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar guna membahas penetapan zonasi kawasan Kota Tua serta kondisi bangunan cagar budaya dan objek diduga cagar budaya di wilayah kota.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (13/1/2026) tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan pelestarian warisan budaya sekaligus memastikan pengelolaan kawasan bersejarah berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.

Dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan turut didampingi oleh Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), tim ad hoc, serta sejumlah pejabat terkait. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Makassar, Kepala UPT Museum Kota Makassar, serta Kepala Bidang Cagar Budaya Dinas Kebudayaan.

Pembahasan difokuskan pada penataan zonasi kawasan Kota Tua Makassar serta penguatan perlindungan terhadap bangunan yang memiliki nilai sejarah, baik yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya maupun yang masih berstatus objek diduga cagar budaya (ODCB).

Melalui pertemuan ini, diharapkan kebijakan pelestarian kawasan bersejarah di Kota Makassar dapat semakin terarah, sehingga warisan budaya yang dimiliki kota ini tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menjadikan kota ini sebagai kota yang berbudaya serta berorientasi pada pelestarian dan pengembangan peradaban lokal.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA