Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Appi Sambangi Tempat Latihan PSM, Suntik Motivasi Siri’ na Pacce untuk Kebangkitan

badge-check


					Appi Sambangi Tempat Latihan PSM, Suntik Motivasi Siri’ na Pacce untuk Kebangkitan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menunjukkan kedekatan emosionalnya dengan PSM Makassar. Sosok yang akrab disapa Appi itu turun langsung ke lapangan latihan, membawa pesan kuat PSM tidak sendiri dalam perjuangannya.

Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Appi menyempatkan hadir di Stadion Kalegowa, Senin petang (6/4/2026). Kehadirannya bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen dan kepedulian terhadap tim berjuluk Juku Eja.

Atmosfer latihan pun terasa berbeda. Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar itu menjadi suntikan energi baru bagi para pemain yang tengah berjuang menjaga konsistensi di tengah ketatnya kompetisi Super League Indonesia musim 2025/2026.

“Hari ini saya cek langsung lapangan latihan, bertemu manajemen dan memastikan kesiapan tim,” ujar Appi.

Lebih dari sekadar kepala daerah, Appi hadir sebagai sosok yang memahami betul denyut nadi tim. Pengalamannya sebagai mantan CEO PSM membuatnya paham dinamika di balik layar—dari manajemen hingga mentalitas pemain.

Kunjungan tersebut juga menjadi sinyal kuat bahwa perjalanan PSM di kompetisi musim ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemain dan official, tetapi juga pemerintah kota dan seluruh masyarakat Makassar.

Dengan pendekatan hangat dan dialog santai, Appi menyapa para pemain, memberi motivasi, serta menegaskan harapannya agar PSM kembali menunjukkan karakter kuat, konsistensi permainan, dan mampu mengharumkan nama daerah di level nasional.

Namun, ia tak menutup mata terhadap kondisi tim saat ini. Hasil imbang 1-1 melawan Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie menjadi catatan penting.

“Saya lihat kemarin di Parepare, kita seperti kehilangan semangat bertanding dan naluri untuk menang,” tegasnya.

Hal itu menjadi alasan utama dirinya turun langsung menemui pemain dan manajemen, termasuk berdiskusi dengan pelatih dan pihak klub untuk mencari solusi konkret.

“Saya bicara dengan manajemen untuk memastikan tim ini kembali punya semangat dan kemampuan untuk menang,” lanjutnya.

Menurut Appi, secara komposisi, skuad PSM saat ini cukup kompetitif. Namun, dibutuhkan sentuhan manajerial dan strategi yang tepat agar permainan kolektif tim kembali hidup.

“Saya yakin komposisi ini tidak jelek, tapi perlu cara untuk membangkitkan permainan kolektif dan meraih kemenangan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya momentum kebangkitan, terutama dalam laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pekan depan. Laga tersebut dinilai krusial sebagai titik balik sebelum kembali menjalani pertandingan kandang.

“Kalau momentum ini bisa kita dapatkan di Jogja, itu sangat penting,” ujarnya.

Tak hanya strategi, Appi juga mengingatkan pentingnya nilai budaya lokal Siri’ na Pacce sebagai fondasi semangat juang tim.

“Kita ingin mereka punya fighting spirit, punya Siri’ na Pacce. Itu yang harus dihidupkan kembali,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mendorong adanya perubahan nyata dalam tubuh tim. Menurutnya, kondisi stagnan harus dihindari demi menciptakan atmosfer baru yang lebih kompetitif.

“Tidak boleh monoton. Harus ada perubahan nyata, baik dari sisi taktik, manajemen, maupun suasana tim,” katanya.

Appi tetap optimistis terhadap kualitas para pemain PSM. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain yang ada saat ini telah melalui proses seleksi dan layak membela klub kebanggaan masyarakat Makassar tersebut.

“Klub ini tidak pantas berada di posisi seperti sekarang. Kita punya tempat yang lebih baik, dan kita bisa ke sana kalau bekerja bersama,” tegasnya.

Menjelang laga penting kontra PSIM Yogyakarta, Appi berharap PSM mampu tampil dengan intensitas tinggi sejak menit awal, menerapkan pressing maksimal, dan menunjukkan mental juara baik di kandang maupun tandang.

“Dari awal harus menekan dan memastikan pilihan pemain tepat untuk meraih kemenangan,” pungkasnya. **(Bars)

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA