MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan. Kali ini, warga RW 10 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, mendapatkan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil kolaborasi antara Bosowa Peduli dan Politeknik Bosowa.
Kegiatan pelatihan ini diikuti antusias oleh warga setempat, khususnya para pelaku usaha kecil dan ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan potensi ekonomi keluarga. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam menunjang perkembangan UMKM.
Bosowa Peduli diwakili oleh Fahruddin dan Jufri dalam kegiatan ini, yang turut memberikan dukungan langsung kepada masyarakat. Dalam sambutannya, perwakilan Bosowa Peduli menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya pelaku UMKM yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Politeknik Bosowa diwakili oleh Wakil Direktur, Bapak Alang, bersama tim yang turut memberikan pendampingan teknis kepada peserta, mulai dari perencanaan usaha hingga praktik langsung dalam mengelola produk.
Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih aplikatif bagi peserta, sehingga ilmu yang didapat dapat langsung diterapkan dalam usaha sehari-hari.
Ketua RW 10 Kelurahan Mangasa, Ibu Surya Bonewati, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga sosial dalam membantu masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan warga kami, karena memberikan bekal nyata untuk meningkatkan taraf hidup,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan warga Mangasa, khususnya di RW 10, dapat semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha serta mampu menciptakan peluang ekonomi baru di lingkungan mereka. Kolaborasi ini juga menjadi contoh nyata pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.














