MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Penertiban lapak usaha di Jl. Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, kembali dilanjutkan oleh pemerintah setempat. Kegiatan yang berlangsung di depan SPBU Galangan Kapal ini berjalan tertib dan kondusif, dengan pendekatan humanis yang mengedepankan komunikasi serta kesadaran masyarakat, Selasa (5/5/2026).
Sejumlah pemilik lapak usaha secara mandiri melakukan pembongkaran setelah sebelumnya menerima peneguran dari Pemerintah Kelurahan Kaluku Bodoa. Langkah ini menjadi bukti nyata adanya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata.
Penertiban ini merupakan tindak lanjut dari arahan Camat Tallo, Andi Husni, dalam rangka menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan kawasan. Sekitar lima lapak usaha yang telah beroperasi kurang lebih 10 tahun, terdiri dari pedagang bambu, buah, dan pakaian, turut ditertibkan.
Dalam keterangannya, Camat Tallo, Andi Husni, menegaskan bahwa penataan ini dilakukan demi kepentingan bersama, bukan untuk merugikan masyarakat.
“Penertiban ini bukan semata-mata pembongkaran, tetapi bagian dari upaya penataan wilayah agar lebih tertib, bersih, dan nyaman. Kami mengedepankan pendekatan persuasif, dan Alhamdulillah masyarakat merespons dengan baik. Ini menunjukkan kesadaran bersama bahwa ruang publik harus dijaga untuk kepentingan semua,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus melakukan pembinaan serta komunikasi dengan para pelaku usaha agar ke depan aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.
Selanjutnya, sisa material hasil pembongkaran akan dibersihkan oleh Satuan Tugas Kebersihan Kecamatan Tallo, dengan pengawalan dari personel Satpol PP BKO Kecamatan Tallo guna memastikan proses berjalan lancar dan aman.
Pemerintah berharap, melalui langkah ini, kawasan Jl. Galangan Kapal dapat menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pengguna jalan.














