MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses pembangunan Jembatan Kembar Barombong sebagai solusi mengurai kemacetan di kawasan selatan kota.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemkot Makassar dan Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Wali Kota Makassar, Selasa (26/5/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan Pemkot siap mendukung seluruh kebutuhan administrasi dan pembebasan lahan agar proyek strategis tersebut segera terealisasi.
“Pemerintah Kota Makassar siap mendukung seluruh kebutuhan data, aturan, dan administrasi yang diperlukan agar pembangunan jembatan ini bisa segera berjalan,” ujar Munafri.
Menurutnya, Jembatan Kembar Barombong sangat penting karena menjadi solusi untuk mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi di kawasan Barombong, terutama pada jam sibuk.
Pemkot Makassar menargetkan proses pembebasan lahan rampung pada Juni 2026. Dalam proyek ini, Pemkot bertanggung jawab menyiapkan lahan, sementara pembangunan fisik akan dikerjakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Andi Ihsan, menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel telah mengalokasikan anggaran awal sebesar Rp100 miliar pada tahun 2027 untuk memulai pembangunan fisik jembatan.
“Anggaran awal sebesar Rp100 miliar sudah kami siapkan untuk mendukung tahap awal pembangunan Jembatan Barombong,” jelasnya.
Pembangunan Jembatan Kembar Barombong diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antara Makassar dan wilayah penyangga di sekitarnya. (*)














