MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang kali ini digelar di Kecamatan Manggala, Senin (22/6/2026).
Program yang menjadi agenda rutin Bapenda tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan berlangsung. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh informasi perpajakan, berkonsultasi langsung dengan petugas, hingga melakukan pembayaran pajak melalui layanan digital yang telah disediakan Bapenda.
Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, menegaskan bahwa Pekan Panutan PBB-P2 bukan hanya menjadi sarana pelayanan, tetapi juga wadah edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami pentingnya pajak sebagai salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan pelayanan perpajakan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Semakin mudah akses yang diberikan, semakin tinggi pula partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Inilah bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern, cepat, dan terpercaya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bapenda Kota Makassar juga menggandeng Lontara Plus sebagai mitra dalam memperluas kanal pembayaran pajak daerah. Kehadiran platform digital ini melengkapi layanan yang sebelumnya telah tersedia melalui aplikasi PAKINTA, sehingga masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan pembayaran pajak secara praktis, aman, dan efisien.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan Bapenda Kota Makassar guna mendukung percepatan digitalisasi pelayanan publik. Melalui sistem pembayaran berbasis elektronik, proses pembayaran pajak menjadi lebih sederhana, transparan, serta dapat dilakukan kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Selain mempermudah masyarakat, digitalisasi layanan perpajakan juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fondasi pembangunan Kota Makassar.
Melalui penyelenggaraan Pekan Panutan PBB-P2 di berbagai kecamatan, Bapenda Kota Makassar terus membangun budaya sadar pajak di tengah masyarakat. Semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan prima diharapkan menjadi penggerak utama dalam mewujudkan sistem perpajakan daerah yang semakin modern serta mendukung visi Makassar sebagai kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
“Bayar Pajak Lebih Mudah dengan PAKINTA dan Lontara Plus, Wujud Nyata Transformasi Digital untuk Makassar Maju.”














