Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

PEMKOT MAKASSAR

Terima Kunjungan Mentan Amran, Munafri Pacu Investasi dan Transformasi Makassar

badge-check


					Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di Balai Kota Makassar, Senin (6/7/2026). Perbesar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di Balai Kota Makassar, Senin (6/7/2026).

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di Balai Kota Makassar, Senin (6/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mendorong percepatan pembangunan Kota Makassar melalui peningkatan investasi, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan ketahanan pangan berbasis teknologi.

Munafri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Pertanian yang dinilainya sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kemajuan Kota Makassar. Menurutnya, sinergi lintas pemerintahan merupakan fondasi penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pak Menteri Pertanian menyempatkan waktu datang ke Balai Kota dan kami berdiskusi banyak hal. Ini tentu menjadi kehormatan sekaligus kesempatan untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan,” ujar Munafri.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Selain memiliki visi yang sama dalam membangun daerah, keduanya juga memiliki ikatan emosional sebagai alumni Universitas Hasanuddin. Saat ini, Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Unhas, sementara Munafri merupakan Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah strategi membuka ruang investasi yang lebih luas bagi Kota Makassar. Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat melalui penyederhanaan birokrasi, kemudahan perizinan, serta kepastian regulasi bagi para investor.

“Pak Mentan berpikir bagaimana nilai investasi yang direncanakan bisa masuk ke Makassar. Tugas kami di Pemerintah Kota memastikan seluruh regulasi mendukung setiap investasi yang akan masuk,” katanya.

Munafri optimistis jaringan nasional maupun internasional yang dimiliki Menteri Pertanian akan menjadi kekuatan besar dalam menarik investor untuk menanamkan modal di Makassar. Meningkatnya investasi diyakini akan berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta memperkuat daya saing Kota Makassar sebagai pusat pertumbuhan di kawasan timur Indonesia.

“Dengan kemampuan Pak Menteri, networking yang dimiliki, serta relasi yang sangat luas, saya berharap beliau dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan nilai investasi di Kota Makassar,” tambahnya.

Selain sektor investasi, pertemuan tersebut juga membahas pembangunan berkelanjutan yang mencakup penguatan sektor pendidikan, kesehatan, keumatan, hingga pembangunan kota yang semakin ramah lingkungan dan adaptif terhadap tantangan masa depan.

Dalam bidang ketahanan pangan, Munafri menjelaskan Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat program urban farming sebagai solusi pemanfaatan lahan terbatas di wilayah perkotaan. Program tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat agenda swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

Sebagai langkah konkret menuju pertanian modern, Pemerintah Kota Makassar juga tengah menyiapkan pembangunan greenhouse berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, efisiensi pengelolaan lahan, serta menjadi model pengembangan pertanian perkotaan yang modern, inovatif, dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Makassar juga akan menuju ke sana. Persoalannya sekarang adalah kesiapan lahan yang akan digunakan untuk membangun greenhouse berbasis teknologi tersebut,” jelas Munafri.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Makassar terus diperkuat sehingga berbagai program strategis yang telah dirancang dapat segera diwujudkan melalui kolaborasi yang berkesinambungan.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan kota melalui peningkatan investasi, penguatan ketahanan pangan, serta penerapan inovasi teknologi di sektor pertanian. Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan Makassar sebagai kota modern, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa depan. (*)

Baca Lainnya

Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN

9 Juni 2026 - 11:53 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill

8 Juni 2026 - 09:51 WITA

Munafri Pimpin Plogging HLH 2026, Ajak Warga Makassar Lebih Peduli Sampah dan Iklim

6 Juni 2026 - 10:48 WITA

Luncurkan CHIGANJING, Pemkot Makassar Perkuat Pengelolaan Sampah dengan Teba & TPS3R

5 Juni 2026 - 16:46 WITA

Pemkot Makassar Terima Hibah Aset PIP, Percepat Pengembangan Kawasan Stadion Untia

5 Juni 2026 - 13:43 WITA

Trending di BERANDA