MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperkuat langkah dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan koordinasi internal dan percepatan transformasi layanan digital. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lingkup Struktural yang dipimpin langsung Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, di Ruang Rapat Bapenda, Rabu (15/7/2026).
Rapat yang diikuti seluruh pejabat struktural ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program kerja sekaligus menyusun langkah-langkah percepatan dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi dan penerimaan daerah.
Dalam arahannya, Andi Asminullah menekankan bahwa sinergi, kolaborasi, dan inovasi harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran Bapenda agar setiap program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar.
“Koordinasi yang kuat menjadi kunci dalam mewujudkan kinerja organisasi yang efektif. Saya berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara terukur, saling bersinergi, serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan mengoptimalkan pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan Kota Makassar,” tegasnya.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut, mulai dari evaluasi realisasi anggaran, pemeliharaan gedung kantor, penguatan implementasi aplikasi Pajak Mulia Membangun Kota Makassar (Pamungkas), persiapan penyelenggaraan Tax Award, pemutakhiran data wajib pajak, pengembangan sistem monitoring Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), hingga percepatan tindak lanjut terhadap wajib pajak yang masih memiliki tunggakan.
Salah satu perhatian utama adalah optimalisasi penggunaan aplikasi Pamungkas sebagai inovasi digital Bapenda dalam memberikan pelayanan perpajakan yang lebih cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat. Kepala Bapenda meminta seluruh jajaran untuk semakin masif melakukan sosialisasi agar pemanfaatan aplikasi tersebut terus meningkat.
“Pamungkas merupakan salah satu inovasi digital Bapenda Kota Makassar yang kami hadirkan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi layanan perpajakan kepada masyarakat. Karena itu, saya meminta agar sosialisasinya terus diperluas sehingga semakin banyak wajib pajak yang mengenal dan memanfaatkan layanan ini,” ujar Andi Asminullah.
Menurutnya, digitalisasi pelayanan menjadi bagian penting dalam transformasi tata kelola perpajakan daerah. Semakin luas pemanfaatan layanan digital, semakin mudah masyarakat mengakses layanan perpajakan, sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak dan mendukung optimalisasi penerimaan daerah.
Melalui rapat koordinasi ini, Bapenda Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, adaptif, dan akuntabel. Dengan sinergi yang solid serta inovasi pelayanan yang berkelanjutan, Bapenda optimistis mampu menghadirkan layanan perpajakan yang semakin modern dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan PAD guna mendukung percepatan pembangunan Kota Makassar.














