Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Mahasiswa Psikologi UNM Dampingi Guru SDN Mamajang II Kelola Stres Lewat Psikoedukasi

badge-check


					Dokumentasi kegiatan psikoedukasi. (dok.ist) Perbesar

Dokumentasi kegiatan psikoedukasi. (dok.ist)

MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM — Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam Lembaga Layanan Psikologi (LLP) Psikomorfosa menggelar kegiatan psikoedukasi bertema “Mengajar dengan Hati, Mengelola Stres dengan Kasih” di SDN Mamajang II, Kota Makassar, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh para guru SDN Mamajang II dan tim dari LLP Psikomorfosa. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam mengelola stres yang kerap dialami tenaga pendidik.

Psikoedukasi menghadirkan narasumber Muhammad Idham Tamsil, M.Psi., Psikolog, Associate Psychologist LLP Psikomorfosa yang juga berpengalaman sebagai fasilitator di bidang Psikologi Klinis. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai faktor yang dapat menjadi pemicu stres pada guru, seperti beban kerja yang padat, tekanan administratif, dan kesulitan menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Para peserta juga dikenalkan dengan Emotional Freedom Technique (EFT), yaitu metode pengelolaan stres melalui teknik stimulasi titik-titik meridian tubuh (tapping) yang dipadukan dengan afirmasi positif. Teknik ini langsung dipraktikkan oleh peserta dan mendapat respons positif, dengan sejumlah guru mengaku merasa lebih tenang dan rileks setelahnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula pengukuran awal tingkat stres menggunakan kuesioner standar. Hasilnya menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori stres sedang, sementara sebagian lainnya termasuk dalam kategori tinggi. Data ini akan menjadi acuan dalam perencanaan tindak lanjut dukungan psikologis di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang mahasiswa BKP (Bentuk Kegiatan Pembelajaran) Magang dari Fakultas Psikologi UNM, yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui layanan psikologi terapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA