Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Bupati Bantaeng Hadiri Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bonto Atu: Dorong Percepatan Penurunan Stunting

badge-check


					Bupati Bantaeng Hadiri Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bonto Atu: Dorong Percepatan Penurunan Stunting Perbesar

BANTAENG, CAHAYASULSEL.COM — Upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Bantaeng terus digencarkan. Salah satunya melalui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai disalurkan di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Selasa, 15 Juli 2025.

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Bonto Atu. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita non-PAUD, demi memastikan pemenuhan gizi dan mencegah risiko stunting sejak dini.

“Kegiatan MBG ini bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga untuk ibu hamil dan menyusui. Kalau dari kecil gizi mereka tidak terpenuhi, tumbuh kembangnya akan terganggu. Melalui program seperti ini, kita berharap angka stunting bisa ditekan dan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas. Insya Allah, mereka akan jadi pemimpin masa depan,” tegas Bupati Fauzy.

Ia secara khusus meminta perhatian ekstra terhadap pemenuhan gizi di Bonto Atu, yang disebutnya sebagai wilayah ‘tetangga langsung’ dari rumah jabatan bupati.

“Saya minta perhatian khusus untuk Bonto Atu. Ibu-ibu hamil dan anak-anak di sini harus dijaga betul asupan gizinya. Ini tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya.

Program MBG di Bantaeng mendapatkan dukungan luas dari Forkopimda. Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf Eka Agus Indarta, menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang aktif melaksanakan program tersebut.

“Sampai hari ini, sudah ada tujuh titik dapur MBG di Bantaeng. Program ini sangat baik, karena bukan hanya menurunkan stunting, tapi juga mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa MBG merupakan arahan langsung Presiden yang tidak hanya menyasar gizi, tetapi juga membawa manfaat berlapis—dari pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Acara ini juga dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya:

Kajari Bantaeng Satria Abdi,

Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab,

Kapolsek Tompobulu Iptu Abd. Karim mewakili Kapolres Bantaeng,

Panitera PN Bantaeng Abidin,

Ketua Persit KCK Cab. XXVII Kodim 1410 Ny. Mery Eka Agus Indarta,

Plt. Kepala DPPKB Fiqih Seftiriyanti Luhulima,

Camat Bissappu Sitti Juhaedah.

Dengan kehadiran berbagai pihak, program MBG diharapkan menjadi pemicu semangat bersama dalam mewujudkan generasi Bantaeng yang sehat, cerdas, dan bebas stunting

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA