Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Luncurkan Penataan Kanal Jongaya, Wali Kota Makassar Galang Aksi Kolektif Cegah Banjir

badge-check


					Walikota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) saat meninjau langsung peluncuran program penataan kanal Jongaya. (Dok.ist) Perbesar

Walikota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) saat meninjau langsung peluncuran program penataan kanal Jongaya. (Dok.ist)

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan mengantisipasi banjir dengan langkah konkret. Jumat (18/7/2025), Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin langsung peluncuran program Penataan Kanal Jongaya, yang dirangkaikan dengan kerja bakti massal dan penanaman pohon di sepanjang Kanal Jongaya, Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemkot Makassar bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, didukung penuh oleh OPD, unsur TNI-Polri, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menekankan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan jangka panjang yang menyasar perbaikan sistem drainase dan peningkatan kualitas hidup warga.

“Penataan kanal ini bukan pekerjaan sekali selesai. Ini harus jadi gerakan kolektif dan berkelanjutan. Kalau salurannya bersih, air hujan bisa mengalir lancar, banjir bisa dicegah, dan masyarakat lebih nyaman,” ujar Munafri.

Ia menyebutkan bahwa kanal memiliki peran vital dalam sistem drainase kota. Karena itu, perlu dijaga dan dirawat secara serius demi menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan aman dari genangan.

Munafri juga memastikan bahwa kerja bakti Jumat Bersih akan terus digelar secara berkala dan diperluas ke seluruh wilayah kanal di Makassar.

“Kita akan bergerak dari satu kanal ke kanal lainnya. Ini harus jadi budaya. Bukan hanya pemerintah yang kerja, tapi seluruh elemen warga ikut terlibat,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada pembersihan, Wali Kota juga menyoroti pentingnya penataan kawasan di sepanjang jalan inspeksi kanal yang selama ini dipenuhi bangunan liar tanpa izin. Ia menegaskan bahwa Pemkot akan melakukan penertiban untuk memastikan akses jalan inspeksi tetap terbuka.

“Kalau jalur inspeksi tertutup, kita tidak bisa masuk untuk bersihkan kanal. Padahal, jalur ini bisa difungsikan sebagai akses alternatif, bahkan ruang publik seperti jogging track,” jelasnya.

Munafri pun mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan kanal sebagai tempat pembuangan sampah, melainkan sebagai bagian dari ruang hidup yang harus dijaga bersama.

“Kanal bukan tempat buang sampah. Kalau bersih, orang akan jaga. Tapi kalau kita sendiri yang kotori, artinya kita belum siap jadi warga kota yang peduli,” sindirnya.

Dalam kegiatan ini, selain aksi bersih-bersih dan penanaman pohon, Pemkot juga melakukan pendekatan persuasif kepada para pelaku UMKM dan PKL di sekitar kanal melalui PD Pasar, agar mendukung penertiban dengan cara yang humanis.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan unsur TNI, Polri, Satgas Kebersihan, dan BBWS dalam mendukung kelancaran program ini.

“Ini bukan cuma tanggung jawab pemerintah. Ini kerja besar seluruh masyarakat Makassar. Kami tidak akan berhenti sampai semua kanal di kota ini bersih dan tertata,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemkot ingin menjadikan kanal sebagai wajah kota yang mencerminkan kesadaran warganya terhadap lingkungan. Kanal yang dulunya terabaikan, kini disulap menjadi bagian penting dari tata kota yang layak dan manusiawi.

“Kanal-kanal ini membelah kota kita. Kalau alur air di tengah kota bersih dan tertata, maka itu cermin dari warga kota yang maju, peduli, dan berbudaya,” pungkas Munafri.

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA