Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Aliansi Pemuda Sinjai Tengah Kritik Pemerintah Kecamatan: Perayaan Kemerdekaan Sepi, Olahraga Mati Suri

badge-check


					Aliansi Pemuda Sinjai Tengah Kritik Pemerintah Kecamatan: Perayaan Kemerdekaan Sepi, Olahraga Mati Suri Perbesar

SINJAI, CAHAYASULSEL.COM – Nuansa semarak HUT Kemerdekaan RI ke-80 nyaris tak terasa di Kecamatan Sinjai Tengah. Aliansi Pemuda Sinjai Tengah menyuarakan kekecewaan mereka terhadap minimnya partisipasi pemerintah kecamatan dalam memeriahkan momen bersejarah ini. (Rabu, 13 Agustus 2025).

Peringatan kemerdekaan yang seharusnya menjadi momentum pemersatu bangsa justru terkesan hambar. Padahal, tema HUT RI tahun ini, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, menuntut adanya sinergi dan kreativitas untuk menghadirkan kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Namun, kenyataannya jauh dari harapan. Pemerintah kecamatan dinilai gagal mendorong dan menegaskan peran kepala desa/lurah untuk ikut berpartisipasi aktif, khususnya dalam kegiatan olahraga yang selama ini menjadi daya tarik warga.

“Kurangnya ketegasan pemerintah kecamatan terhadap desa/kelurahan membuat banyak agenda terabaikan. Bahkan, beberapa kepala desa terkesan enggan ikut serta,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Yang paling mengejutkan, tahun ini menjadi catatan kelam bagi Sinjai Tengah: tidak adanya pertandingan sepak bola, kegiatan yang selalu dinanti dan menjadi ajang silaturahmi warga dari berbagai desa.

Bagi masyarakat, hilangnya event olahraga ini bukan sekadar kekecewaan, tapi juga tanda lemahnya perhatian pemerintah terhadap ruang publik yang sehat dan mempersatukan.

Aliansi Pemuda Sinjai Tengah menilai, jika kondisi ini dibiarkan, semangat kebersamaan yang biasanya tumbuh di setiap perayaan kemerdekaan akan semakin pudar. Mereka mendesak pemerintah kecamatan untuk mengambil langkah konkret agar tahun-tahun mendatang, semarak kemerdekaan kembali terasa, dan olahraga tidak lagi terpinggirkan.

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA