Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Peringati Hari Kartini, DWP Kota Makassar Gaungkan Gerakan Cegah Cyber Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

badge-check


					Peringati Hari Kartini, DWP Kota Makassar Gaungkan Gerakan Cegah Cyber Bullying dan Bijak Bermedia Sosial Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar menggelar Sosialisasi Bahaya Cyber Bullying dan Etika Bermedia Sosial yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kartini 2026 di Ballroom Makassar Government Center (MGC), Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penasihat DWP Kota Makassar, Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM, Ketua DWP Kota Makassar, Ny. Vivi Andriani Mahyuddin, jajaran pengurus, Ketua Unit Kerja, serta anggota DWP Kota Makassar. Sosialisasi ini menjadi salah satu upaya DWP dalam meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat peran perempuan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Dalam sambutannya, Penasihat DWP Kota Makassar, Hj. Fatma Wahyuddin, menekankan pentingnya perempuan menjadi pelopor dalam menciptakan ruang digital yang aman, santun, dan penuh edukasi. Menurutnya, semangat perjuangan Kartini harus terus diwujudkan melalui kecerdasan dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial secara positif.

“Perempuan memiliki peran besar dalam membangun karakter keluarga dan masyarakat. Karena itu, kita harus mampu menjadi teladan dalam menggunakan media sosial dengan bijak, menghindari penyebaran informasi yang belum tentu benar, serta tidak terlibat dalam tindakan cyber bullying yang dapat merugikan orang lain,” ujar Fatma Wahyuddin.

Sementara itu, Ketua DWP Kota Makassar, Ny. Vivi Andriani Mahyuddin, mengatakan bahwa peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya para anggota Dharma Wanita Persatuan.

“Di era digital, perempuan dituntut tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki etika dalam berkomunikasi di media sosial. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran bersama agar seluruh anggota DWP mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan konten positif, menjaga persatuan, dan menciptakan ruang digital yang sehat,” tuturnya.

Ia menambahkan, cyber bullying merupakan persoalan yang harus menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental dan kehidupan sosial seseorang. Oleh sebab itu, DWP Kota Makassar terus mendorong anggotanya untuk menjadi pelopor dalam membangun budaya komunikasi yang santun, saling menghargai, dan bertanggung jawab di dunia digital.

Melalui kegiatan ini, DWP Kota Makassar berharap semangat Hari Kartini tidak hanya dikenang sebagai sejarah perjuangan perempuan Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi untuk melahirkan perempuan yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak demi kemajuan keluarga, masyarakat, dan Kota Makassar.

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA