Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Peringati Hari Otoda, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Soroti 8 Poin Penting Menuju Indonesia Emas

badge-check


					Peringatan Hari OTODA Ke-29. (dok.ist) Perbesar

Peringatan Hari OTODA Ke-29. (dok.ist)

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bertindak sebagai pembina upacara pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 yang digelar di halaman Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (25/4/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng yang akrab disapa Uji Nurdin itu menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis dan konstruktif antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka menyongsong masa depan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati termuda di Sulawesi Selatan ini menguraikan delapan poin strategis yang perlu menjadi perhatian bersama untuk memastikan keselarasan gerak langkah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Salah satu poin tersebut adalah upaya mewujudkan swasembada pangan. Uji menekankan pentingnya penguatan regulasi, dukungan anggaran, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian. Ia juga menyoroti pentingnya memperbaiki akses distribusi dan pemasaran hasil pertanian, serta optimalisasi lahan pertanian yang ada.

Dalam hal pengelolaan sumber daya air, Uji Nurdin mendorong peningkatan infrastruktur, pengembangan inovasi teknologi, penegakan hukum yang konsisten, serta penyusunan perangkat kebijakan yang relevan.

Selain itu, Uji juga menekankan pentingnya pengembangan kewirausahaan untuk membuka lebih banyak lapangan kerja. Hal ini dapat dilakukan melalui kemudahan memulai usaha, perluasan akses permodalan, pengembangan ekonomi desa dan sektor informal, peningkatan investasi dan industri padat karya, pelatihan keterampilan, serta pembentukan inkubator bisnis di kampus-kampus dan daerah. Dukungan terhadap UMKM dan koperasi, serta kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan akademisi juga menjadi bagian dari strategi ini.

Dalam bidang kesehatan, Uji menyampaikan pentingnya upaya bersama untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan terjangkau. Ia mendorong penguatan sistem rujukan dan fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga medis, digitalisasi layanan kesehatan, serta penguatan program jaminan kesehatan nasional. Tak lupa, ia menekankan pentingnya program pencegahan dan promosi kesehatan, penyediaan obat dan alat kesehatan, serta penanganan stunting dan gizi buruk.

“Kita perlu bersinergi untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang kita miliki demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA