Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi Munafri Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Bebas Rokok, Lindungi Generasi Muda dari Paparan Nikotin

BERANDA

Pasca Banjir di Perkotaan, Sekda Bantaeng Pimpin Kerja Bakti Pembersihan Sampah dan Lumpur

badge-check


					Pasca Banjir di Perkotaan, Sekda Bantaeng Pimpin Kerja Bakti Pembersihan Sampah dan Lumpur Perbesar

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Sebagai tindak lanjut dari hasil rapat virtual melalui Zoom yang membahas penanggulangan dan pencegahan banjir di wilayah perkotaan Kabupaten Bantaeng, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng melaksanakan kerja bakti massal untuk membersihkan sisa-sisa sampah dan lumpur pasca banjir yang melanda pada Minggu, 27 April 2025.

Aksi kerja bakti ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Bantaeng, H. Abdul Wahab, dan dilaksanakan di sejumlah titik terdampak, termasuk wilayah Kampung Garegea di Kelurahan Tappanjeng serta area Pasar Baru Bantaeng. Kegiatan ini melibatkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama jajarannya, Camat Bantaeng dan Camat Bissappu, para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, para lurah dan kepala desa, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 29 April 2025.

Kampung Garegea dan Pasar Baru menjadi prioritas karena merupakan dua wilayah yang paling parah terdampak banjir. Lumpur dan sampah masih terlihat menumpuk di sekitar rumah warga. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bersinergi dalam semangat gotong royong untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan mencegah potensi penyakit akibat genangan air dan tumpukan sampah.

Selain membersihkan permukiman warga, kerja bakti juga difokuskan pada aliran sungai dan saluran drainase yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama banjir. Pembersihan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tampung dan kelancaran saluran air saat hujan deras terjadi.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Kesadaran dan partisipasi aktif warga menjadi kunci penting dalam mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Harapannya, semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga dan menjadi budaya dalam menjaga lingkungan serta membangun ketahanan daerah terhadap bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan

9 Juni 2026 - 12:00 WITA

Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN

9 Juni 2026 - 11:53 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill

8 Juni 2026 - 09:51 WITA

SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran

7 Juni 2026 - 20:42 WITA

PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi

7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Trending di BERANDA