Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi Munafri Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Bebas Rokok, Lindungi Generasi Muda dari Paparan Nikotin

BERANDA

Jawab Tuntutan Warga Bonto Salluang, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Putuskan Relokasi TPA ke KIBA

badge-check


					Bupati Bantaeng Uji Nurdin saat menyampaikan keputusan relokasi TPA saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Kantor Camat Bisappu. (dok.ist) Perbesar

Bupati Bantaeng Uji Nurdin saat menyampaikan keputusan relokasi TPA saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Kantor Camat Bisappu. (dok.ist)

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Keluhan warga Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bisappu, terkait dampak lingkungan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Terang akhirnya mendapat respons konkret dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara langsung menyampaikan keputusan relokasi TPA saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Kantor Camat Bisappu, Sabtu malam (3/5/2025).

Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin ini menegaskan bahwa dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Pemkab Bantaeng telah menetapkan lokasi baru TPA yang akan dipindahkan ke wilayah Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). Langkah ini merupakan bentuk jawaban atas keresahan warga yang selama bertahun-tahun terdampak oleh bau dan pencemaran lingkungan dari TPA yang ada.

“Beberapa waktu lalu sempat ada opsi pembelian lahan tambahan di sekitar lokasi lama, tapi saya tolak. Itu bukan solusi. Permasalahan TPA bukan hanya soal kapasitas, tapi soal bau yang sudah sangat mengganggu warga,” ujar Uji Nurdin.

Ia menambahkan, proses pemindahan TPA akan dilakukan secara bertahap dan dimulai pada tahun ini. Ia pun meminta masyarakat bersabar, karena proses administrasi dan teknis membutuhkan waktu serta dukungan dari berbagai pihak.

“InsyaAllah tahun ini mulai kita pindahkan. Tidak akan ada lagi warga yang bermukim di sekitar KIBA karena akan kita relokasi secara bertahap. Pemkab akan membeli tanah warga dengan skema ganti untung, bukan ganti rugi,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Bupati Uji Nurdin telah memerintahkan dinas terkait untuk menambah armada alat berat seperti excavator guna mengurangi dampak bau di lokasi saat ini. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menghalangi kendaraan pengangkut sampah yang menuju TPA.

“Solusi sudah kita temukan, sekarang tinggal prosesnya. Mohon kesabaran dan dukungan semua pihak. Kita mulai dengan pengurangan dampak bau menggunakan excavator,” tuturnya.

Menanggapi keputusan tersebut, Kepala Desa Bonto Salluang, Marsuki, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bantaeng yang dinilai telah memberikan kepastian terhadap keluhan warga selama ini.

“Sudah bertahun-tahun kami menunggu kejelasan. Alhamdulillah, baru kali ini kami mendapatkan solusi nyata. Terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian dan komitmennya,” kata Marsuki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wagub Sulsel Dorong Warga Luwu Timur Mandiri Kelola Sampah dan Pangan

9 Juni 2026 - 12:00 WITA

Sekda Makassar Tegaskan HCDP Jadi Kompas Strategis Penguatan Kompetensi ASN

9 Juni 2026 - 11:53 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Beralih ke Sistem Sanitary Landfill

8 Juni 2026 - 09:51 WITA

SPMB 2026 Makassar Dibuka Besok, Disdik Ingatkan Orang Tua Segera Buat Akun Pendaftaran

7 Juni 2026 - 20:42 WITA

PT ANTAM UBP Nikel Kolaka Hadir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tegaskan Komitmen untuk Bumi

7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Trending di BERANDA