Menu

Mode Gelap
Melalui Penyerahan SK, DWP Makassar Perkokoh Tata Kelola Organisasi Tutup Reses Kedua 2026 di Malimongan Tua, Fatma Wahyuddin Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Hingga Tuntas Di Parangtambung, Fatma Wahyuddin Dengarkan Harapan Warga dengan Hati Awali Reses 2026 di Pa’baeng-Baeng, Fatma Wahyuddin Tegaskan: Setiap Aspirasi adalah Amanah Sekda Makassar Terima Bupati Sarolangun, Tukar Strategi Dongkrak PAD dan Perkuat Disiplin ASN Pengawasan APBD 2026, Fatma Wahyuddin Pastikan Program Tepat Sasaran

BERANDA

Mahasiswa Psikologi UNM Gelar Seminar Bahas Peran Ganda di Tengah Konflik Pekerjaan dan Keluarga

badge-check


					Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Seminar Leadership bertajuk “Memimpin dengan Seimbang: Strategi Efektif di Tengah Work-Family Conflict”. (dok.ist) Perbesar

Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Seminar Leadership bertajuk “Memimpin dengan Seimbang: Strategi Efektif di Tengah Work-Family Conflict”. (dok.ist)

MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Seminar Leadership bertajuk “Memimpin dengan Seimbang: Strategi Efektif di Tengah Work-Family Conflict”. Kegiatan yang menjadi bagian dari program magang BKP ini dilaksanakan di RedCorner Cafe dan dihadiri oleh 19 kepala cabang mikro dan UKM PT Esta Dana Ventura dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan. (Sabtu, 19/04/2025)

Seminar ini menghadirkan narasumber utama Muhammad Rhesa, S.Psi., M.A., dosen Psikologi UNM sekaligus fasilitator berpengalaman di bidang Psikologi Industri dan Organisasi. Dalam pemaparannya, Rhesa menjelaskan bahwa konflik peran ganda seringkali muncul ketika tuntutan dari pekerjaan dan keluarga saling berbenturan, sehingga menuntut individu untuk memiliki strategi manajemen diri yang efektif.

“Memahami peran dan batas antara tugas rumah tangga dan tanggung jawab profesional sangat penting untuk menjaga keseimbangan mental dan performa kerja,” ujar Rhesa di hadapan para peserta.

(dok.ist)

Selain penyampaian materi, seminar juga dirangkaikan dengan sesi interaktif seperti role play yang mengajak peserta untuk memahami dan mempraktikkan perbedaan peran di lingkungan rumah dan tempat kerja. Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta yang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru serta motivasi untuk meningkatkan kinerja dengan tetap menjaga harmoni dalam kehidupan pribadi.

Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi yang mempererat hubungan antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga tangguh secara psikologis dalam menghadapi tantangan peran ganda yang kompleks di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Melalui Penyerahan SK, DWP Makassar Perkokoh Tata Kelola Organisasi

27 Februari 2026 - 10:08 WITA

Tutup Reses Kedua 2026 di Malimongan Tua, Fatma Wahyuddin Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Hingga Tuntas

22 Februari 2026 - 19:17 WITA

Di Parangtambung, Fatma Wahyuddin Dengarkan Harapan Warga dengan Hati

16 Februari 2026 - 21:58 WITA

Awali Reses 2026 di Pa’baeng-Baeng, Fatma Wahyuddin Tegaskan: Setiap Aspirasi adalah Amanah

16 Februari 2026 - 19:44 WITA

Sekda Makassar Terima Bupati Sarolangun, Tukar Strategi Dongkrak PAD dan Perkuat Disiplin ASN

11 Februari 2026 - 12:33 WITA

Trending di BERANDA