Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Atasi Kelangkaan Pupuk, Bupati Bantaeng Siapkan Skema Subsidi Mandiri

badge-check


					Uji Nurdin saat turun langsung meninjau kelangkaan pupuk. (dok.ist) Perbesar

Uji Nurdin saat turun langsung meninjau kelangkaan pupuk. (dok.ist)

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan komitmennya untuk mengevaluasi kinerja para pengecer pupuk yang dianggap tidak maksimal dalam mendistribusikan pupuk kepada petani. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Dialog Tani dan Panen Raya Padi bersama Wakil Bupati, H. Sahabuddin, yang berlangsung di Desa Rappoa, Kecamatan Pajukukang, pada Jumat, 18 April 2025.

Dalam dialog tersebut, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin itu menerima langsung berbagai keluhan dari para petani, salah satunya terkait kelangkaan pupuk yang masih menjadi persoalan klasik dan belum terselesaikan secara menyeluruh.

“Petani adalah bagian dari program prioritas, bukan hanya prioritas daerah tetapi juga prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Jadi, pengecer pupuk tidak bisa main-main dalam bekerja. Kalau ada yang tidak maksimal, tentu akan kami evaluasi,” tegas Uji Nurdin.

Bupati termuda di Sulawesi Selatan ini menjadikan persoalan pupuk sebagai salah satu fokus utama dalam program Petani Bangkit. Menurutnya, kelangkaan pupuk adalah masalah yang telah berlangsung sejak lama dan menjadi hambatan utama bagi produktivitas petani di Bantaeng.

Lebih lanjut, Uji Nurdin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng telah menyiapkan skema khusus untuk mengatasi kelangkaan pupuk, termasuk melalui pengalokasian anggaran untuk pembelian pupuk non-subsidi yang nantinya bisa ditebus sebagai pupuk bersubsidi oleh para petani.

“Kita tidak hanya menunggu bantuan pusat, tetapi juga bergerak melalui dukungan APBD untuk menjawab kebutuhan mendesak para petani,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong tercapainya swasembada pangan di Bantaeng, sekaligus menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA